20 Agu 2021

Blog Post

Empat Istilah yang Biasa Digunakan Orang Banyumas untuk Mengganti Keterangan Waktu
Rehat

Empat Istilah yang Biasa Digunakan Orang Banyumas untuk Mengganti Keterangan Waktu

gambar ilustrasi pixabay.com
gambar ilustrasi pixabay.com

Purwokertokita.com – Detik, menit, jam dan hari merupakan satuan yang memiliki nilai untuk menunjukan waktu. Lima menit lagi misalnya, kalimat ini sering diucapkan oleh seseorang untuk menunjukan waktu sebentar bagi orang lain untuk menunggu.

Bagi orang banyumas, ada istilah populer yang biasa diucapkan untuk menunjukan waktu agar orang lain mau menunggu dalam waktu sebentar. Misal menunggu ketika mau berangkat pada satu acara bareng loh ya, bukan menunggu jodoh yang tak kunjung datang.

Berikut ini istilah populer yang biasa digunakan orang banyumas untuk mengganti keterangan waktu :

Seududan

Istilah seududan memiliki arti menghisap satu batang rokok dulu. Istilah ini biasa digunakan oleh para perokok untuk menunjukan waktu sebentar dengan rentang waktu sekitar 15 menitan. Kalimat dengan istilah seududan yang sering digunakan oleh orang banyumas adalah “seududan disit lah”.

Meski menunjukan rentang waktu yang sebentar, seududan tidak bisa menjadi ukuran waktu yang tepat. Lama atau sebentar orang menghisap sebatang rokok pastinya memiliki waktu berbeda-beda. Jika sedang memiliki mood yang baik, seseorang cenderung akan cepat. Tapi jika sedang memiliki mood yang buruk, seududan bisa menjadi rentang waktu yang lama karena dipengaruhi rasa malas.

Baca Juga  PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus, Ada Pelonggaran di Banyumas

Baca : Tujuh Istilah Ngapak Ini Sering Bikin Bingung Orang Luar Banyumas

Ambekan disit

Ketika sedang mengerjakan sesuatu yang berturut-turut dan masih ada pekerjaan lain yang belum diselesaikan, seseorang biasanya akan meminta waktu untuk beristirahat sebentar. Pada saat meminta waktu istirahat sebentar ini lah orang banyumas biasanya akan mengucapkan “ambekan disit lah”.

Istilah ambekan disit yang memiliki arti bernafas dulu, bisa juga digunakan jika seseorang sedang merasa capek saat mengerjakan sesuatu. Meski bernafas sebetulnya dilakukan oleh seseorang setiap saat dan setiap waktu, ambekan disit dimaksudkan untuk menunjukan waktu yang sebentar. Mungkin nafasnya sempat terhenti sebentar ya, jadi butuh ambekan disit, hehehe…

Ngumpulna nyawa disit

Ngumpulna nyawa disit biasa digunakan oleh orang banyumas yang baru bangun tidur dan sudah ditunggu oleh orang lain atau temannya. Ngumpulna nyawa disit dimaksudkan agar menunggu dalam waktu sebentar.

Orang yang baru bangun tidur dianggap nyawanya belum penuh karena masih merasakan ngantuk atau kesadarannya belum penuh. Ngumpulna nyawa disit juga dimaksudkan agar orang lain mau memberi waktu dan menunggu seseorang yang baru bangun tidur untuk bersiap, misal mandi, dandan atau hal lainnya.

Baca Juga  Batas Transaksi QRIS Diusulkan Naik Jadi Rp 5 Juta per Transaksi

Sedina med

Orang banyumas yang melakukan kegiatan atau pekerjaan dalam rentang waktu seharian penuh, biasanya akan menggunakan istilah sedina med. Sedina med menunjukan rentang waktu dari pagi hingga sore hari.

Istilah sedina med sering digunakan jika seseorang tidak memiliki waktu istirahat ketika melakukan sebuah pekerjaan atau kegiatan seharian. Misal “inyong macul sedina med” yang memiliki arti “saya mencangkul seharian penuh”.

Istilah-istilah di atas sudah cukup populer digunakan oleh orang banyumas untuk menggantikan keterangan waktu. Tapi yang ukuran waktunya paling tepat mungkin hanya istilah sedina med, karena rentang waktunya jelas dari pagi hingga sore hari.

Jadi kalau ada teman mu yang bilang seududan, ambekan disit, atau ngumpulna nyawa disit, bersiaplah untuk bersabar menunggu dalam waktu yang tidak pasti lamanya.