Pengen Tahu Sejarah Uang dan Bank? Kunjungi Museum BRI Purwokerto

Wisata284 Dilihat
Lantai atas museum BRI Purwokerto yang menjadi ruang pamer benda-benda sejarah Bank BRI dan sejarah uang di Indonesia. (Yudi Setiyadi/Purwokerto Kita)
Lantai atas museum BRI Purwokerto yang menjadi ruang pamer benda-benda sejarah Bank BRI dan sejarah uang di Indonesia. (Yudi Setiyadi/Purwokerto Kita)

Purwokertokita.com – Kota Purwokerto memiliki banyak sejarah yang berpengaruh pada perkembangan Negara Indonesia, salah satu bukti sejarah itu ada pada Museum BRI Purwokerto. Museum yang diresmikan pada 16 desember 1990 ini, menjadi bukti berdirinya bank pemerintah pertama di Indonesia.

BRI pada awalnya didirikan pada 16 Desember 1895 oleh Raden Aria Wirjaatmadja, seorang patih yang bertugas di Purwokerto. Pada waktu itu bank pertama milik kaum pribumi ini memiliki nama De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren (Bank Penolong dan Tabungan bagi Priyayi di Purwokerto). Bank ini mengalami pergantian nama beberapa kali dan pada tahun 1967 berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia.

Museum BRI Purwokerto memiliki koleksi benda-benda sejarah berdirinya BRI di Indonesia. Museum BRI Purwokerto juga memiliki koleksi lengkap sejarah mata uang di Indonesia yang sudah ada sejak jaman kerajaan Majapahit, serta alat-alat pendukung sistem perbankan lain dengan runtutan perkembangannya.

Baca juga : Cara Asyik Piknik di Bendung Gerak Serayu

“Selain koleksi benda-benda sejarah berdirinya Bank BRI, di sini juga ada koleksi mata uang dari jaman Kerajaan Majapahit sampai setelah Indonesia merdeka,” tutur Errysa Bhaktiardhi Charisna, petugas Museum BRI Purwokerto, selasa (03/11).

Lebih dari seribu pengunjung yang berkunjung ke museum setiap bulannya, mereka yang datang sebagian besar karena ingin belajar tentang sejarah uang dan bank di Indonesia. “Banyak tamu dari luar kota yang ingin belajar sejarah, karena di daerah lain tidak ada museum sejenis Museum BRI,” tambah Errysa.

Replika kantor Bank BRI pertama kali di Purwokerto yang berada di sayap kiri bangunan museum BRI Purwokerto. (Yudi Setiyadi/Purwokerto Kita)
Replika kantor Bank BRI pertama kali di Purwokerto yang berada di sayap kiri bangunan museum BRI Purwokerto. (Yudi Setiyadi/Purwokerto Kita)

Museum yang pengelolaannya masih di bawah Bank BRI ini, memiliki dua lantai ruang pamer dan satu ruang replika di sisi kirinya. Lantai atas digunakan untuk ruang pamer benda-benda sejarah berdirinya Bank BRI yang dilengkapi dengan diorama dan koleksi mata uang sejak jaman kerajaan Majapahit. Lantai bawah digunakan untuk ruang pamer alat-alat pendukung sistem perbankan lengkap dengan runtutan sejarahnya.

Bangunan di sayap sebelah kiri museum digunakan untuk replika kantor Bank BRI pertama kali di Purwokerto. Bangunan ini dilengkapi dengan patung Raden Aria Wirjaatmadja yang memperagakan sedang melayani dua orang nasabah. Bangunan ini masih menggunakan kusen, pintu dan jendela yang masih sesuai aslinya, serta terdapat pula tombak milik Raden Aria Wirjaatmadja.

Museum BRI Purwokerto buka pada hari minggu – kamis, jam 08.00 – 15.00 wib. Bagi pengunjung yang datang tidak akan dipungut biaya masuk satu rupiah pun, karena Museum BRI Purwokerto digratiskan untuk pengunjung. “Berkunjung ke sini gratis, kalau untuk rombongan dari sekolah diharapkan memberikan surat terlebih dahulu sebelumnya,” pungkas Errysa.

Yudi Setiyadi

Tinggalkan Balasan

News Feed