Terapkan Pembatasan, Lokawisata Baturraden Diuji Coba Beroperasi

Purwokertokita.com, Purwokerto- Ikon wisata Banyumas, Lokawisata Baturraden, diuji coba beroperasi memasuki kondisi kenormalan baru atau new normal. Uji coba mempertimbangkan kondisi serta potensi penyebaran Covid-19 dengan penerapan pembatasan serta protokol Kesehatan.

Terbatas 500 Pengunjung

Untuk pengunjung, dibatasi hanya untuk 500 orang. Uji coba ini akan terus dievaluasi secara bertahap.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan di masa uji coba wisatawan yang berkunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Pengunjung mesti melakukan pemesanan via aplikasi ‘Mas Basid’.

“Jadi kalau sudah penuh 500 tidak bisa nambah,” kata dia.

Bila nantinya standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan sudah berjalan dengan baik, tidak menutup kemungkinan kuota batasan pengunjung akan ditambah. Sedang untuk tahapan ke pembukaan Lokawisata Baturraden secara resmi, masih membutuhkan penyiapan regulasi serta penyempurnaan aplikasi Mas Basid.

“Masih membutuhkan pembicaraan dengan pihak perbankan dan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyumas,” lanjut Sadewo.

Kategorisasi Usia Pengunjung

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani menerangkan pembatasan juga diperlakukan dalam kategorisasi usia. Wisatawan berusia 70 tahun ke atas serta balita tidak boleh berkunjung.

Suhu Tubuh dan Waktu Operasional

Selain itu, suhu tubuh pengunjung di atas 37,5 derajat Celcius tidak boleh masuk. Penerapan ini sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Untuk waktu operasional juga dibatasi dari pukul 08.00-14.00. Pedagang (di dalam Lokawisata Baturraden) sudah boleh berjualan, dengan catatan harus menggunakan transaksi non tunai. Jadi besok itu sekalian simulasi,” ujarnya. (NS/AAR)

Muat Lebih

Check Also

2,35 Juta Wisatawan Berlibur ke Banyumas

Purwokertokita.com – Sepanjang tahun 2018, sedikitnya 2,35 juta wisatawan berlibur k…