Pasar murah digelar di depan Kantor Bulog Banyumas Berkoh mulai 8 Juni 2016 hingga menjelang lebaran. (sumber: Istimewa)
Pasar murah digelar di depan Kantor Bulog Banyumas Berkoh mulai 8 Juni 2016 hingga menjelang lebaran. (sumber: Istimewa)

Purwokertokita.com – Tingginya harga kebutuhan pokok di pasaran beberapa waktu belakangan terakhir, Badan Urusan Logistik sub divisi regional (Bulog subdivre) IV Banyumas menggelar pasar murah.

Beberapa kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan bawang putih dijual lebih murah dibanding harga pasar. Menurut Kepala Bulog Subdivre IV Banyumas, Setyo Wastono, pasar murah ini diperuntukan bagi warga yang ingin membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami berharap dengan adanya pasar murah, warga di Banyumas bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau,” ucapnya, Kamis (9/6).

Baca Juga  Liberta Hotels International Akuisisi Mexolie Hotel Kebumen

Wastono mengemukakan, komoditi beras yang dijual merupakan kelas premium dengan perbedaan harga yang dijual dengan di pasaran sekitar Rp 1.000 per kilogram.

“Begitu pula dengan gula pasir yang selisihnya sekitar Rp 3.000, minyak goreng Rp 2.250 dan bawang putih yang harganya berbeda Rp 10 ribu,” ujarnya.

Pasar murah tersebut, digelar di halaman kantor Bulog dan dibatasi mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Selain itu, warga yang ingin membeli hanya dibatasi maksimal pembelian sebanyak tiga kilogram untuk setiap bahan pokok.

Baca Juga  Manis Bisnis Gula Kristal Organik Purbalingga, Ekspor Hingga ke Negeri Jiran

“Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak dimanfaatkan oknum tertentu untuk dijual kembali kepada masyarakat,” jelasnya.

Pada hari pertama pasar murah digelar, penjualan gula pasir mencapai satu ton, beras 700 kilogram, minyak goreng 360 liter dan bawang putih 100 kilogram.

Menurut rencana, selain digelar di halaman Bulog Banyumas, pasar murah ini kemungkinan besar juga akan dilakukan di sejumlah titik.