ilustrasi benih ikan lele. (istimewa)

Purwokertokita.com – Beberapa hari ini netizen di Banyumas sedang ramai memperbincangkan tentang penebaran benih ikan lele dumbo yang dilakukan sekelompok orang di Sungai Pelus, Sokaraja Banyumas. Banyak pihak yang menentang kegiatan penebaran benih ikan lele ini karena dianggap membahayakan habitat asli sungai.

Sebenarnya apa saja sih bahaya menebar benih ikan lele dumbo di sungai?

Menurut Ari Hidayat, Pegiat Biodiversity Society, menebar benih ikan lele dumbo ke sungai sama saja dengan menyebar spesies alien di ekosistem yang tidak seharusnya, nantinya akan menjadi invasif (spesies asing) yang memengaruhi kondisi alam.

“Ikan lele dumbo di sungai akan menjadi ancaman bagi ikan-ikan kecil, ikan pemakan lumut akan musnah dan ikan pemakan serangga bisa habis dimakan lele. Maka akan timbul banyak nyamuk, banyak serangga yang mungkin bisa berbahaya bagi manusia,” katanya.

Ikan lele dumbo bukan ikan asli atau endemik jawa. Dalam konservasi, ikan lele dumbo dilarang keras untuk dilepas bersama habitat asli sungai. Ikan lele dumbo hanya diperbolehkan untuk kolam atau budidaya ikan konsumsi.

“Jika ada spesies invasif seperti ikan lele dumbo dalam satu sungai, satu tahun dua tahun mungkin belum akan terasa pengaruhnya. Tapi jika dibiarkan, rantai makanan dalam ekosistem sungai akan terganggu dan akan menghilangkan spesies-spesies asli dalam sungai,” tambah Ari.

Ikan-ikan asli sungai merupakan sumber pakan bagi mamalia tepi sungai dan burung-burung air. Contoh spesies mamalia tepi sungai adalah berang-berang, biawak dan jenis reptil lainnya. Sementara jenis burung-burung air keluarga burung raja udang, adalah seperti tengkek, cucuk urang dan lainnya yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomer 5 Tahun 1990.

“Jika ikan-ikan asli sungai habis akibat masuknya ikan lele dumbo dalam ekosistem mereka, maka akan berpengaruh juga pada keberlangsungan hidup mamalia tepi sungai dan burung-burung air,” ungkap Ari. (YS)