Warga Kebumen yang Taat Protokol Kesehatan dapat Hadiah Bibit Buah

Peristiwa338 Dilihat
Seorang pengendara sepeda motor mendapat bibit tanaman buah karena mengenakan masker saat operasi yustisi Satgas Covid-19 bersama Kantor Perwakilan Dinas Pertanian Jawa Tengah, Jumat (5/3/2021)./Foto: Humas Polres Kebumen

PURWOKERTO KITA.COM, KEBUMEN – Banyak cara unik untuk membuat masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat bepergian keluar rumah. Yang biasa dilakukan Satgas Percepatan Penanggulangan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kebumen ialah menggelar kegiatan Operasi Yustisi pendisiplinan adaptasi kebiasaan baru.

Namun baru-baru ini, tim gabungan menggelar operasi yustisi yang agak berbeda di jalan A Yani Kebumen. Warga yang mematuhi protokol kesehatan mendapat hadiah bibit pohon buah. Sedangkan yang terjaring tanpa mengenakan masker mendapat sanksi sosial.

Operasi Yustisi yang digelar bersama Kantor Perwakilan Perhutani Provinsi Jateng ini berfungsi ganda, yakni untuk mendisiplinkan warga yang tidak mengenakan masker sekaligus mengingatkan warga agar menjaga kelestarian alam dengan gerakan menanam pohon.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kabag Ops Polres Kebumen, Kompol Mangarif, menegaskan operasi yustisi harus konsisten hingga terbentuk kebiasaan sesuai protokol kesehatan.

“Operasi Yustisi harus terus digelorakan. Jangan sampai kendor. Semua harus patuh protokol kesehatan demi kesehatan bersama,” kata Kompol Mangarif di sela kegiatan Operasi Yustisi, Jumat (5/3).

Kepala Kantor Perwakilan Perhutani Provinsi Jateng Lilis Dwi Kartikawati mengatakan pihaknya menyiapkan 300 bibit tanaman buah sebagai penghargaan untuk warga yang taat protokol kesehatan.

“Karena ini musim penghujan, sesuai arahan Gubernur Jateng warga masyarakat agar menanam pohon sebanyak-banyaknya. Melalui kegiatan ini sekaligus kita sosialisasikan,” ujar Lilis Dwi Kartikawati.

Warga yang telah disiplin, berhak mendapatkan bibit buah untuk dibawa pulang dan ditanam di lingkungan tempat tinggalnya.

Manfaat menanam pohon mungkin tidak bisa langsung kita rasakan dalam waktu singkat. Namun di masa depan, upaya ini akan sangat berguna bagi generasi mendatang agar mereka bisa tumbuh di lingkungan dengan udara yang bersih.

Tinggalkan Balasan