PURWOKERTOKITA.COM, KEBUMEN – Polres Kebumen menangkap basah enam pasangan mesum di hotel pada kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan pada periode tanggal 15 dan 16 Maret 2025. Meski bulan Ramadan, namun tak menyurutkan tindakan asusila para pelakunya.
Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres, Kompol Faris Budiman dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 17 Maret 2025 menjelaskan hasil kegiatan.
Menurut Faris, selain mengungkap kasus asusila, Polres Kebumen juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 25 botol minuman keras berbagai merek dan 300 butir petasan rawit. Kegiatan ini dilaksanakan mulai dari tingkat Polres hingga Polsek jajaran, dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kebumen.
“Kegiatan rutin yang ditingkatkan, kita laksanakan mulai tingkat Polres hingga Polsek jajaran,” ujar Faris Budiman bersama Kabagops Kompol Setiyoko, Kasatreskrim AKP Yosua Farin Setiawan, dan Kasatsamapta AKP Edy Winawan.
Selama KRYD, Polres Kebumen juga fokus menyasar premanisme menjelang Idul Fitri. Namun berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Polres hingga sampai saat ini, wilayah Kebumen terpantau kondusif tidak menemukan apa yang ditargetkan dalam KRYD tersebut.
Selanjutnya, AKP Edy Winawan menambahkan, melalui KRYD tersebut, beberapa pelaku yang terlibat dalam tindak asusila dan pelanggaran lainnya, sebagian besar dilakukan restorative justice atau pembinaan.
“Beberapa pelaku yang kita amankan, dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi di kemudian hari, yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” jelas AKP Edy Winawan.
Selain itu, AKP Edy Winawan juga menyampaikan beberapa pelaku lainnya dikenakan tindak pidana ringan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Polres Kebumen berharap dengan dilaksanakannya KRYD secara rutin dan berkesinambungan, dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib di masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
Lalu kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka kejahatan dan memberikan efek jera bagi para pelaku tindak kriminal.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, ia mengimbauan masyarakat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Wakapolres juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tidak bermain petasan ataupun terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan seperti perang sarung.
Lalu, sebelum meninggalkan rumah, pastikan untuk memeriksa keamanan rumah agar tidak ada potensi ancaman yang bisa merugikan selama ditinggal pergi.
“Jadikan mudik kali ini, seperti tagline yang sedang kita sosialisasikan, wujudkan mudik aman keluarga nyaman,” pungkasnya.***