vaksinasi Covid-19 di Cilacap
Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Aula RSUD Cilacap, Senin (8/2/2021). /Foto: Istimewa

PURWOKERTOKITA.COM, CILACAP – Tenaga kesehatan dan pejabat publik Kabupaten Cilacap menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Aula RSUD Cilacap, Senin (8/2/2021). Mereka mendapat vaksin Sinovac sebagaimana vaksinasi pada dosis pertama, Senin (25/1/2021) yang lalu.

Di Cilacap ada 5.854 tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi tahap pertama. Pada tahap pertama, Cilacap menempati peringkat ketiga daerah dengan cakupan vaksinasi tertinggi tingkat nasional, yaitu sebesar 85 persen.

Mereka yang menerima vaksin dosis kedua antara lain Ketua DPRD Kabupaten Cilacap, Taufik Nurhidayat. Tofik mengikuti program vaksinasi ini agar publik tidak ragu terhadap vaksin Covid-19 ini.

Baca Juga  Terpukul Pandemi, Capaian Investasi Cilacap Melorot Signifikan

“Ini sebagai contoh sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi,” kata Taufik secara.

Selain Tofik, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, juga hadir. Namun karena Tatto pernah terpapar Covid-19, maka dia tidak termasuk sebgai penerima vaksin Covid-19.

Ketua DPRD Kabupaten Cilacap menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Aula RSUD Cilacap, Senin (8/2/2021).Namun wakilnya, Syamsul Auliya Rachman dan Sekda Farid Ma’ruf masuk dalam dafatar sasaran penerima vaksin. Selain mereka juga hadir pejabat dari unsur Forkopimda seperti Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, serta Danlanal Cilacap Letkol Laut (P) Bambang Marwoto.

Ada beberapa kriteria agar calon penerima memenuhi syarat untuk divaksin. Antara lain tekanan darah di bawah 140/90, belum terkena Covid-19, serta tidak memiliki penyakit komorbid.

Untuk vaksin Sinovac, penerima mendapatkan dua dosis. Volume vaksin per dosis sebesar 0,5 ml dengan interval 14 hari tiap dosisnya.

Baca Juga  Wartawan Gadungan Peras Kepala Dinas PU Wonosobo, Ini Modusnya

Setelah seluruh tenaga kesehatan mendapatkan vaksin, tahap kedua akan menyasar petugas pelayan publik. Vaksinasi untuk kalangan pegawai di bidang pelayanan publik akan diberikan pada April mendatang.

“Vaksinasi merupakan langkah penting untuk memutus penyebaran Covid-19. Agar optimal, pelaksanaannya perlu mendapatkan dukungan masyarakat,” ujar Syamsul.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Farid Ma’ruf berharap, masyarakat memberikan dukungan terhadap program vaksinasi ini dan tidak terpengaruh berita hoaks yang beredar.

“Vaksinasi menjadi babak baru penanganan Covid-19. Melalui upaya ini, diharapkan terbentuk herd immunity sehingga penularan dan penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Cilacap dapat ditekan,” tuturnya.