
(Dokumentasi/Purwokertokita.com)
Purwokertokita.com – Bakal calon bupati Cilacap yang telah menyatakan diri berminat lewat jalur independen pada Pilkada Cilacap 2017 nanti terancam gagal lantaran waktu yang sudah semakin mepet. Tentu, ini berbeda dengan pergerakan Teman Ahok di DKI Jakarta yang saat ini mengklaim sudah mengumpulkan hampir 800 ribu dukungan.
Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Cilacap, Akhmad Kholil mengungkap, sejauh ini ada dua bakal calon yang menyatakan berminat maju lewat jalur independen. Namun, ia tidak menyebut calon yang berminat maju lewat jalur independen tersebut.
“Kan sudah harus ada pasangannya. Kalau perseorangan ya tidak bisa. Saat ini yang bergerak baru perorangan, tanpa pasangan,” ungkapnya.
Sementara, kata dia, pendaftaran calon independen bakal lebih cepat sebulan dibanding bakal calon yang diusung partai. Dia memperkirakan, tahap verifikasi akan dilakukan pada bulan September 2016 atau tinggal lima bulan dari sekarang.
“Sebagai bukti bahwa dia maju lewat perseorangan, itu satu bulan sebelum pengajuan calon (dari parpol). Kalau memang berniat mau mengajukan, ya dari sekarang. Jangan hanya berfikir memfotokopi KTP ataupun KK,” ujarnya.
Kholil menjelaskan, KPUD Cilacap bakal memferivikasi dukungan calon bupati melalui jalur independen dengan bertemu langsung calon pemilih yang tercantum dalam daftar pendukung calon independen dan mengumpulkan KTP.
“Yang mengumpulkan KTP itu akan kami datangi. Mungkin door to door itu iya. Tapi ada juga mekanisme untuk mengumpulkan mereka di suatu tempat,” jelasnya.
Dihitung dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu terakhir, kata Kholil, KPUD Cilacap mensyaratkan dukungan 96.495 dukungan KTP untuk maju lewat jalur independen dalam Pilkada, atau setara dengan 6,5 persen jumlah DPT yang berjumlah 1.484.527 pemilih.
“Jumlahnya kalau dibulatkan sekira 100 ribu KTP,” katanya.
Diketahui, Kabupaten Cilacap menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahap II bersama dengan 94 kabupaten/kota dan delapan provinsi di seluruh Indonesia, yang dijadwalkan pada Februari 2017.