Cilacap – Tim dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap (PNC) menggelar pelatihan produksi konten foto dan video media sosial bagi para pengelola dan relawan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pojok Pustaka di Pendopo Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (2/8/2026).
Pelatihan ini merupakan wujud nyata implementasi program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri tahun anggaran 2026 dengan Nomor Kontrak: 185/C3/DT.05.00/PL-BARU/2026.
Langkah ini diinisiasi untuk mengoptimalkan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai jendela utama kampanye gerakan literasi kepada masyarakat. Berlangsung sejak pagi, kegiatan ini diikuti dengan antusiasme tinggi oleh puluhan peserta. Berbeda dengan pelatihan konvensional, peserta langsung diarahkan untuk melakukan praktik pengambilan foto dan video menggunakan ponsel pintar (smartphone) masing-masing.
Di bawah bimbingan langsung para akademisi, peserta dibekali dasar-dasar sinematografi dan fotografi praktis. Materi yang diajarkan meliputi teknik membersihkan lensa kamera, pemanfaatan pencahayaan alami, hingga penerapan komposisi Rule of Third guna menghasilkan visual yang estetik dan profesional. Selain itu, peserta dilatih merekam video dengan format vertikal rasio 9:16 yang menjadi standar konten media sosial saat ini, beserta teknik menjaga kestabilan gambar.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) PNC, Nur Muniroh, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa optimalisasi media sosial sangat krusial bagi keberlangsungan komunitas literasi di era digital.
“Kami melihat TBM Pojok Pustaka punya potensi besar untuk menjadi pusat literasi yang lebih dikenal masyarakat. Namun, selama ini dokumentasi kegiatannya masih sederhana dan belum memanfaatkan media sosial secara optimal,” ujar Nur Muniroh dalam sambutannya.
“Padahal, dengan konten yang menarik, mereka bisa menjangkau lebih banyak anak muda dan relawan. Makanya, kami hadir untuk memberikan pelatihan praktis yang bisa langsung mereka aplikasikan,” tambahnya.
Integrasi Editing, Copywriting, dan Kecerdasan Buatan

Selain teknik produksi visual, pelatihan ini juga membekali peserta dengan keterampilan pascaproduksi (editing) menggunakan aplikasi Canva dan CapCut. Para pengelola TBM diajarkan cara membuat poster kegiatan yang informatif, serta merakit video pendek yang dilengkapi dengan musik latar dan teks otomatis (auto caption).
Guna memaksimalkan daya tarik unggahan, peserta turut diajarkan seni penulisan takarir (caption) persuasif menggunakan formula copywriting HOOK + VALUE + CTA (Call to Action). Lebih inovatif lagi, tim fasilitator memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT untuk membantu mencari ide konten dan menyusun narasi secara cepat dan efektif.
Dukungan Infrastruktur dan Kolaborasi Lintas Institusi
Sebagai bentuk dukungan konkret, puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan paket teknologi dan inovasi secara simbolis oleh tim PkM kepada Ketua TBM Pojok Pustaka, Wulan Budiarti. Bantuan yang diserahkan meliputi tripod, holder smartphone, ring light, mikrofon clip-on wireless, perlengkapan siniar (podcast), serta paket buku literasi anak dan remaja.
Ketua TBM Pojok Pustaka, Wulan Budiarti, menyambut haru dukungan alat dan ilmu yang diberikan oleh tim akademisi tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Selama ini kami hanya bisa mendokumentasikan kegiatan seadanya. Sekarang, dengan pelatihan dan peralatan ini, kami jadi lebih percaya diri untuk membuat konten yang lebih baik dan memperkenalkan TBM Pojok Pustaka kepada masyarakat luas. Semoga ke depannya, semakin banyak anak-anak dan orang dewasa yang datang dan merasakan manfaat literasi di sini,” ungkap Wulan.
Dalam pelaksanaannya, program ini tidak hanya digerakkan oleh PNC, melainkan wujud kolaborasi lintas institusi. Tim PkM diketuai oleh Nur Muniroh (Dosen TRM PNC), beranggotakan Annisa Gatri Zakinah, S.Pd., M.Kom. (Dosen Teknik Informatika PNC), dan Amri Yahya, M.Pd. (Dosen Universitas Komputama). Kegiatan ini juga dibantu oleh dua mahasiswa PNC, Diannovi Djati dan Garis Gesang Emmanuel Markam, yang bertindak sebagai pendamping lapangan.
Melalui sinergi ini, TBM Pojok Pustaka diharapkan tidak lagi sekadar menjadi ruang baca konvensional, melainkan bertransformasi menjadi pusat literasi digital yang aktif menginspirasi generasi muda untuk mencintai budaya literasi.











![{"capture_mode":"AutoModule","faces":[]}](https://purwokertokita.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251129_095900_MP-300x178.jpg)
