
Purwokertokita.com – Kepala Kepolisian Resor (Polres) Cilacap, Ulung Sampurna Jaya mengatakan bakal menerjunkan 1600 personil gabungan dalam pengamanan sidang peninjauan kembali (PK) lanjutan terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir, Selasa besok (26/1).
Polres Cilacap mendapat bantuan pengamanan dari Polda Jawa Tengah dan Mabes Polri. “Anggota TNI juga terlibat dalam pengamanan sidang PK lanjutan,” katanya.
Personil pengamanan melibatkan Satuan Brimob, Dit Pam Ovit, Sabhara, Jihandak, Lantas dan intelijen.
“Seluruh personil yang berasal dari Polda Jateng dan Mabes Polri sudah berada di Cilacap,” lanjutnya.
Ulung menjelaskan, pihaknya juga menyiagakan peralatan dukung berupa barracuda, kendaraan taktis dan watercanon. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya sidang PK lanjutan.
“Seperti biasa pengamanan sidang PK ABB, tidak kurang lebih sama seperti yang kemarin (PK pertama). Cuma, ada lebih ditingkatkan personil Brimobnya ditambah jadi 500 personil. 1300 personil itu gabungan. Kemarin Brimobnya kan 338, sekarang jadi 500 personil,”
Dia memprakirakan jumlah pendukung Abu Bakar Baasyir yang datang akan lebih banyak dibanding sidang PK pertama pada Selasa dua pekan lalu. Pada sidang PK pertama, 700-an lebih pendukung Abu Bakar Baasyir hadir di PN Cilacap.
Sidang PK lanjutan Abu Bakar Baasyir mengagendakan tanggapan jaksa, pengajuan novum dan keterangan saksi-saksi. Diantara saksi yang akan memberikan keterangan di depan majelis adalah Habib Riziq, Jose Rizal, Abdullah Sonata, Komarudin dan Joko Sulistyo. Tiga nama terakhir diketahui merupakan terpidana terorisme yang sekarang masih dibui di LP Batu, Pulau Nusakambangan.