Satriagama Gelar Quality Test dan Seminar Hypnoparenting

Seminar hypnoparenting kepada para wali murid dan guru kelas V dan VI di SMP N 2 Wangon. (Sudin)
Seminar hypnoparenting kepada para wali murid dan guru kelas V dan VI di SMP N 2 Wangon. (Sudin)

Purwokertokita.com – Sebanyak 146 peserta mengikuti Quality Test dan Seminar Pendidikan yang diselenggarakan oleh Bimbingan Belajar Satriagama Cabang Wangon, Minggu (29/11).

Acara bertema “Mengoptimalkan Prestasi Anak Melalui Hypnoparenting” dilaksanakan di di SMP N 2 Wangon. Manager Area Satriagama Wangon, Aditya Eka Marliana, SPd, mengatakan acara ini diikuti oleh siswa siswi kelas 5 dan 6 SD se-Kecamatan Wangon.

“Para peserta tidak hanya mengikuti quality test saja, namun setelahnya akan kami terapi agar mereka lebih bersemangat lagi dalam meraih prestasi, melalui berbagai macam permainan edukatif dan hypnotis,” katanya.

Aditya mengatakan acara ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan siswa-siswi kelas V dan VI SD dalam menyerap pelajaran sehar-hari, terutama mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional, seperti Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. “Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk uji coba dan persiapan dalam menghadapi Ujian Nasional untuk Kelas VI,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan untuk berbagi ilmu dengan para wali murid dan guru kelas V dan VI tentang bagaimana cara mendidik anak melalui hypnoparenting.

“Pada saat siswa-siswi SD mengerjakan soal quality test, para wali murid dan guru kelas kami ajak untuk sharing tentang bagaimana cara mengoptimalkan prestasi anak melalui hypnoparenting,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ini mendatangkan tiga motivator pendidikan, yakni Imdadul Falah, Fajar Pujianto dan Founder Satriagama Cilongok, Khoerul Umam.

Dalam kesempatan tersebut, Khoirul menjelaskan ada enam cara melakukan hypnotis pada anak, yakni rileks, pilih waktu yang tepat, lakukan contact body, gunakan bantuan, pengulangan, dan berikan afirmasi positif.

“Gunakan kata-kata yang bermakna positif dalam mendidik anak dan hindari perkataan yang berkonotasi negatif dalam menegur atau melarang anak, apabila melakukan tindakan yang kurang baik,” katanya.

Adapun peserta terbaik dalam quality test kali ini yakni untuk kategori kelas 5 diraih oleh Alleica dari SD N 1 Wangon dengan perolehan nilai 256. “Untuk kategori kelas 6, peserta terbaik diraih oleh Solekha Romadhona dari SD N 3 Pengadegan dengan total nilai 271,” ungkap Aditya.

Ia menjelaksan, para peserta terbaik memperoleh piala tetap, piagam penghargaan, hadiah hiburan dan uang pembinaan.

Sementara itu, salah satu peserta quality test, Niken Aulia Ramadhani, siswi kelas 6 SD N 3 Ranjingan mengatakan senang dalam mengikuti kegiatan ini dan berharap ada kegiatan lanjutan untuk lebih meningkatkan prestasi lagi.

“Soal-soalnya ada yang mudah, ada yang susah juga, tapi saya dapat mengerjakan semua,” katanya.

Sumber: Sudin, Humas Satriagama Cilongok

Muat Lebih

Check Also

6 Prioritas Kerja Pemkab Purbalingga Tahun 2022

Purwokertokita.com, Purbalingga – Kabupaten Purbalingga di bawah kepemimpinan Bupati…