Home Komunitas Video Pelajar Cilacap Raih Citizen Journalism Terbaik FFKHN 2018

Video Pelajar Cilacap Raih Citizen Journalism Terbaik FFKHN 2018

Adi Prayitno dari SMK Negeri 1 Karanggayam, Cilacap menerima penghargaan Citizen Journalism Terbaik kategori pelajar pada Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) 2018 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Selasa (16/10). (Dok. Komunitas Sangkanparan)

Purwokertokita.com – Video pendek berjudul “Pelatihan Untuk Desa” garapan sutradara Adi Prayitno dari SMK Negeri 1 Karanggayam, Cilacap berhasil meraih penghargaan Citizen Journalism Terbaik kategori pelajar pada Festival Film Kawal Harta Negara (FFKHN) 2018 yang digelar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Selasa (16/10).

Video hasil dampingan Komunitas Sangkanparan Cilacap ini digarap selama Praktik Kerja Industri di wilayah Cilacap. Adi, sang sutradara mengaku gemetaran saat menerima penghargaan dari dewan juri di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) Jakarta.

“Semoga dengan adanya festival ini, bisa menjadi ajang bagi pelajar dan masyarakat untuk mengawal harta negara sampai ke desa-desa,” katanya.

Video karya Adi ini menggambarkan aktivitas pemuda dan masyarkat pada sejumlah desa di Kecamatan Cipari dan Sidareja. Mereka sedang berlatih untuk membuat film untuk mengangkat potensi desa.

Selain karya Adi, sejumlah film yang digarap semasa menjalani Prakerin di Sangkanpara Cilacap juga turut masuk nominasi. Antara lain film berjudul “Kampung Gemplong” karya Bayu Ragil Saputra (SMKN 1 Karanggayam), “Karst Gombong” karya Franky Andre Permata (SMK Bina Karya 1 Karanganyar) dan “Urut Sewu Bercerita” karya Dewi Nur Aeni (SMK 1 Kebumen) menjadi Nominasi Film Dokumenter Kategori Pelajar.

Sementara video berjudul “Menunggu Realisasi” karya Ade Irwanto menjadi nominasi untuk kategori Citizen Journalism kategori Pelajar.

Ketua BPK RI, Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, film dan video dapat menjadi media sosialisasi dan edukasi yang efektif. Ide-ide segar sangat dibutuhkan untuk menjelaskan fungsi dan tugas BPK.

“Dari sebab itulah FFKHN 2018 digelar untuk menjaring karya- karya sineas muda baik film fiksi, dokumenter maupun citizen jurnalism yang relevan dengan tugas- tugas BPK RI yaitu mengawal harta negara,” ujarnya.

Adapun ajang ini juga memberikan sejumlah penghargaan kepada pemenang setiap kategori, yaitu Penghargaan Pitching Forum Kategori Dokumenter, Dokumenter kategori pelajar, Citizen Journalism kategori umum dan mahasiswa. (NS/YS)

Baca Juga

Film Pelajar Purbalingga Jawara di FFD 2019

TERIMA PENGHARGAAN: Sutradara film “Tambang Pasir”, Sekar Ayu Kinanti (kanan) …