local media summit

Seperti Kusrin TV, Roller Mini Bikinan Sariman Terancam Dimusnahkan
Peristiwa

Seperti Kusrin TV, Roller Mini Bikinan Sariman Terancam Dimusnahkan

Gubernur Ganjar dikerubuti warga saat berdialog dengan Sariman, si pembuat roller mini alias silinder asal Cilacap. (Ridlo S Balasie/purwokertokita.com)
Gubernur Ganjar dikerubuti warga saat berdialog dengan Sariman, si pembuat roller mini alias silinder asal Cilacap. (Ridlo S Balasie/purwokertokita.com)

Purwokertokita.com – Lantaran tak berizin produksi dan ber-SNI, roller mini bikinan Sariman warga Kedungreja Kabupaten Cilacap terancam dimusnahkan.

Sebelumnya, peristiwa penghancuran produk ratusan televisi produk Kusrin oleh aparat di Kabupaten Karanganyar bisa terjadi pada Sariman. Ratusan unit televisi produksi Kusrin dimusnahkan lantaran tak ber-SNI.

“Makanya saya cepat-cepat ke sini. Jangan sampai ada Kusrin dua, Kusrin tiga di Jawa tengah,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Cilacap.

Ganjar menjelaskan, kasus pemusnahan televisi Kusrin menjadi pelajaran agar pemerintah cepat tanggap terhadap inovasi kreatif warganya.

“Pemerintah harus cepat tanggap. Pemerintah harus memfasilitasi kreasi masyarakat. Jadi harus cepat-cepat didampingi,” ujarnya lagi.

Yang mesti dilakukan, kata dia, adalah memberikan jalan agar produk kreatif warga Indonesia tidak melanggar hukum Indonesia.

Baca Juga  Limbah Pustaka Purbalingga Diganjar Penghargaan Pejuang Literasi Perpusnas RI

“Nanti biar diajari, bagaimana seumpama serius nanti akan diproduksi. Kita menuju ke SNI. Biar tidak seperti Kusrin. Terus kalau nanti belum, ujicobanya sampai sudah tahap apa. Boleh ke menteri perindustrian, boleh ke BPPT, boleh ke Menristek,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Cilacap, Dian Arinda Murni berjanji akan berupaya memfasilitasi produk kreatif Sariman. Ia akan membantu peralatan yang dibutuhkan oleh Sariman agar produk-produknya bisa lebih bagus.

“Nanti akan dihubungkan dengan politeknik di Cilacap. Agar lebih terarah lagi sebelum menciptakan produk kreasi baru,” ujar Dian.

Baca Juga  Was-was Digusur Pemkab, PKL di Kebumen Datangi Kantor Bupati

Ia juga melakukan pendampingan mulai dari teknologi hingga perijinan. Ia juga akan berusaha mencari kemungkinan mempertemukan Sariman dengan perguruan tinggi di Cilacap agar bisa bekerjasama mengembangkan produk kreatif.

“Problem yang ada di Pak Sariman ini kan, peralatan terbatas, pengetahuan juga terbatas. Itu yang coba nanti akan kita fasilitasi, pelatihan maupun bantuan peralatan,” ungkapnya.

Diketahui, Sariman adalah pembuat roller mini atau silinder dari barang bekas di Cilacap. Sariman juga berencana membuat produk mesin lain yang berdaya guna untuk masyarakat. Dalam waktu dekat, ia berencana membuat eskavator (alat keruk) dan mesin perontok padi dari barang bekas.

Related posts