Ponpes El-Fira 4 Hybrid Luncurkan Program JunioSmart, Wujudkan Pesantren Digital

Langkah inovatif Ponpes El-Fira 4 Hybrid Purwokerto ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pondok pesantren lain di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya

Peristiwa, Ragam43 Dilihat

Unikma.ac.id – Pondok Pesantren Modern (PPM) El-Fira 4 Hybrid Purwokerto secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui peluncuran program JunioSmart pada Selasa (4/8/2026).

Inovasi sistem berbasis Learning Management System (LMS) ini diadopsi sebagai langkah konkret pesantren dalam mewujudkan transformasi digital serta memodernisasi tata kelola administrasi pendidikan.

Penerapan program JunioSmart ditujukan untuk meningkatkan efisiensi tata kelola tata usaha, menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan, hingga memudahkan monitoring (pengawasan) akademik santri secara real-time.

Perwakilan Pengasuh PPM El-Fira Purwokerto, Farrel Ababiel Aziz, menegaskan bahwa modernisasi infrastruktur teknologi ini adalah komitmen nyata pesantren untuk tetap adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi pendidikannya.

“Pemanfaatan sistem ini bukan sekadar bentuk digitalisasi layanan, melainkan langkah strategis dalam membangun tata kelola pesantren yang lebih modern, profesional, transparan, serta memberikan kemudahan bagi seluruh civitas pesantren, santri, wali santri, hingga tenaga pendidik,” ujar Farrel.

Selain meresmikan inovasi teknologi LMS JunioSmart, dalam momen peluncuran manajemen baru ini PPM El-Fira juga menghadirkan empat program pendidikan unggulan baru. Keempat program ini dirancang untuk memadukan penguatan nilai-nilai keagamaan, penguasaan manajerial santri, hingga pemberian skema beasiswa bagi calon santri yang membutuhkan.

Pembina PPM El-Fira, Prof. Dr. KH. Fathul Aminudin Aziz, M.M., menekankan bahwa transformasi manajemen yang terukur ini tetap harus sejalan dengan esensi pesantren yang hadir sebagai solusi bagi persoalan sosial masyarakat, khususnya bagi mereka yang terbentur biaya.

“Kita ingin pola transaksi dan evaluasi pembelajaran terukur oleh waktu. Di sisi lain, pesantren juga harus memiliki ciri khas dan hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang kesulitan dari sisi finansial. Melalui program-program baru ini, kami membuka ruang seluas-luasnya agar pendidikan berkualitas tetap bisa diakses,” ungkap Prof. Fathul.

Dari sisi teknis operasional dan infrastruktur digital, kolaborasi dengan BRI memastikan agar platform yang digunakan dapat diakses dengan mudah oleh para orang tua yang ingin memantau perkembangan putra-putrinya di pesantren.

System Integrator BRI Region 11 Yogyakarta, Bagja Abdul Basith, memaparkan kemudahan layanan yang diusung oleh platform ini bagi ekosistem pesantren. “JunioSmart dirancang untuk mempermudah pemantauan aktivitas santri oleh orang tua secara praktis, yang dapat diakses langsung melalui aplikasi seluler maupun situs web,” jelas Bagja.

Langkah inovatif PPM El-Fira 4 Hybrid Purwokerto ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pondok pesantren lain di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Integrasi antara pendidikan pesantren Islam dan digitalisasi operasional membuktikan bahwa institusi salafiah pun dapat bergerak maju dan bersinergi dengan ekosistem perbankan serta teknologi secara profesional.

Tinggalkan Balasan