Gempur Rokok Ilegal

gempur rokok ilegal
Yes! Kue Tradisional Khas Purbalingga Jadi Warisan Budaya Tak Benda Jateng
Kuliner

Yes! Kue Tradisional Khas Purbalingga Jadi Warisan Budaya Tak Benda Jateng

Perajin nopia mengemas kuliner khas Purbalinggag yang belakangan ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda oleh Kemendikbud RI, akhir Oktober lalu. /Foto: Istimewa

PURWOKERTOKITA.COM, PURBALINGGA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan nopia sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Tengah. Nopia merupakan kuliner tradisional khas Purbalingga.

Nopia memiliki rupa seperti telur. Lapisan luar terbuat dari adonan tepung terigu, berwarna putih layaknya cangkang telur.

Sementara isinya adonan tepung dan gula merah, berwarna merah kecokelatan. Rasanya manis, cocok dikonsumsi bersama teh tanpa gula.

Baca Juga  Sayur dan Beras untuk Masyarakat, Bansos dari Polres Purbalingga

Pembuatan nopiapun masih tradisional. Adonan yang telah dibentuk bulat ditempelkan di bagian dalam dinding tungku besar. Setelah itu, api dinyalakan. Nopia matang melalui pembakaran.

Nopia ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) bersama 50 warisan budaya lain se-Jawa Tengah pada akhir Oktober yang lalu.

Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Jateng Eris Yunianto mengatakan, warisan budaya tak benda bukan hanya berbentuk tarian. Ada bentuk budaya lain, kuliner satu di aantaranya.

Baca Juga  Sudirman Fashion Street, Balutan Budaya Pop dalam Pengenalan Motif Batik Sudirman Khas Purbalingga

“Warisan yang ada di Jateng, bisa dalam bentuk tradisi, ritus, seni pertunjukan yang sampai saat ini masih dilaksanakan sebagai bagian dari kekayaan budaya di Jawa Tengah,” ujar Eris seperti dikutip dari rilis Dinkominfo Purbalingga yang diterima Purwokertokita.com.

Related posts