22 Agu 2021

Blog Post

Warga Bukateja Tewas Tertabrak Kereta di Kebumen
Peristiwa

Warga Bukateja Tewas Tertabrak Kereta di Kebumen

Petugas Kepolisian mengevakuasi jenzah pemuda asal Purbalingga yang tewas tersambar kereta api di Kebumen, Sabtu (21/8/2021)./Foto: Humas Polres Kebumen

PURWOKERTOKITA.COM, KEBUMEN – Seorang laki-laki berinisial AT (28) warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, meninggalkan rumah tanpa pamit pada Mainem (47), ibunya. Beberapa hari kemudian, Mainem menerima kabar putranya telah meninggal tersambar kereta di Kebumen.

Kabar itu datang dari Polsek Gombong. Mainem segera meluncur ke PKU Muhammadiyah Gombong, tempat jenazah putranya divakuasi.

Mainem mengisahkan kondisi putranya belakangan. Sejak 2019, putranya mengalami gangguan jiwa. Sejak saat itu, ia mulai bepergian tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Baca Juga  Bandara Soedirman Purbalingga Buka Rute Penerbangan, Ini Maskapai yang Akan Beroperasi

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Iptu Tugiman menjelaskan AT tertabrak kereta di jalur kereta tepatnya KM 429 7-8 masuk Desa Selokerto, Sempor, Kebumen, Sabtu (21/08/21) pukul 06.10 WIB.

Petugas palang pintu perlintasan JPL 529 Semondo, Ari Triyanto (31) dan Petugas Stasiun Gombong segera melapor ke Polsek Gombong setelah mendapatkan informasi tentang kejadian tragis tersebut.

Baca Juga  Curi Truk di Banyumas, Dua Residivis Asal Pemalang Diringkus di Brebes, Modusnya Simpel Banget

Semula Tim Inafis Polres Kebumen bersama anggota Polsek Gombong tidak menemukan selembar identitaspun pada jasad korban. Setelah Tim Inafis menggunakan alat hand held Mambis, barulah diketahui identitas lengkap korban.

“Kami turut prihatin atas kejadian tersebut. Semoga peristiwa ini tidak terjadi lagi,” kata Tugiman.

Peristiwa

Warga Bukateja Tewas Tertabrak Kereta di Kebumen