Home Peristiwa Pameran Barang Milik Mantan Bakal Digelar di Purwokerto

Pameran Barang Milik Mantan Bakal Digelar di Purwokerto

Gambar istimewa

Purwokertokita.com – Anda masih menyimpan barang-barang milik mantan? Jika iya, Anda bisa ikut berpartisipasi dalam event “Pameran Patah Hati” yang bakal digelar 14-16 Februari mendatang, di Stue Coffee and Coworking Space, Jatiwinangun, Purwokerto.

Pameran eksebisi bertajuk #Menolakluka ini merupakan gagasan dari Komunitas kreatif Purwokerto, Heartcorner Collective yang digelar bertepatan dengan perayaan Hari Kasih Sayang atau hari valentine.

Pengagas acara, Wiman Rizkidarajat mengatakan, event ini bakal menyuguhkan narasi tentang Kota Purwokerto sebagai kota kenangan. Barang-barang milik mantan merupakan simbolisasi ingatan tentang Kota Mendoan.

“Cukup setorkan barang-barang milik mantan kepada kami di kedai Singgah Cafe di Jalan Riyanto 29, Kelurahan Sumampir, Purwokerto. Boleh boneka, bantal, sarung, gantungan kunci atau pernik-pernik apapun itu. Setelah dikurasi, nantinya akan dipajang di lokasi pameran,” katanya, Kamis (31/1).

Wiman menjelaskan, setiap benda yang disetorkan kepada panitia harus menyertakan sedikit cerita kenangan yang ada pada barang itu. Hasilnya, akan diseleksi oleh Heartcorner dan menjadi materi pameran.

Event ini juga bakal dikemas dalam sajian yang unik, menurut Wiman, panitia akan memunculkan “ruang kesedihan” dari pengumpulan memori kolektif yang ada pada benda pameran. Waktu pameran pun hanya dibatasi dua jam, dari pukul 19.00 hingga 21.00 malam. Pameran hari pertama dibuka dengan pengguntingan logo hati secara simbolis.

“Kami ingin membuktikan, bahwa manusia juga dibentuk dari air mata,” ungkapnya.

Pegiat Heartcorner Collective, Kemal Fuad Ramadhan menambahkan, pameran eksebisi ini merupakan ruang ekspresi sekaligus merayakan narasi kesedihan secara bersama-sama. Dia berencana menggelar event ini secara rutin setiap tahun dengan tema dan narasi yang berbeda.

“Di momen ini, kami meresmikan pendirian Dewan Kesedihan Banyumas sebagai ruang yang mengakomodir masyarakat kesedihan. Jadi, kami ingin mencoba sesuatu yang baru, tidak melulu menggarap event konser musik saja,” selorohnya. (YS)

Baca Juga

Ketika Anak Muda Mengangkat Potensi Desanya Lewat Foto

Purwokertokita.com – Sejumlah 25 anak muda nampak sibuk mengutak-atik ponselnya, dud…