local media summit

Motor Listrik Karya Putra Daerah Siap Mengaspal di Purbalingga
Peristiwa

Motor Listrik Karya Putra Daerah Siap Mengaspal di Purbalingga

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Purbalingga Johan Arifin menjajal sepeda motor listrik rakitan putra daerah Purbalingga, beberapa hari yang lalu. (Foto: Dok. Dinperindag Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA – Ambisi Pemkab Purbalingga punya kendaraan listrik produksi putra daerah akhirnya terwujud. Dengan melibatkan tim dari industri logam, siswa SMK YPT 1 Purbalingga, dan kolaborator lain, sepeda motor listrik impian Purbalingga akhirnya sampai pada tahap akhir.

Pada Jumat, 18 November 2022, sepeda motor listrik ini menjalani test drive atau uji coba di kompleks gedung IKM Logam Purbalingga. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Purbalingga, Johan Arifin langsung menjajal motor listrik ini.

“Stabil. Kemarin sampai 60 km per jam masih stabil,” komentarnya soal motor listrik ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu 19 November 2022.

Sejatinya, sepeda motor listrik ini mampu dipacu hingga 100 Km per jam. Namun Johan hanya sampai 60 Km per jam karena masih tahap uji coba.

Baca Juga  Kades Sindang di Purbalingga Ditahan, Diduga Korupsi APBDes Rp 1 M

Ke depan, sepeda motor listrik ini akan diproduksi massal untuk keperluan kendaraan dinas instansi daerah, mulai OPD hingga BUMD.

Namun sebelum itu, sepeda motor listrik ini akan dipamerkan pada ajang Purbalingga Expo pertengahan Desember mendatang.

Rencananya akan ada tiga unit yang akan dipajang. Dua akan diselesaikan hingga tahap desain tampilan.

Tampilan akan menonjolkan ikon Purbalingga, mulai dari motif batik khas Purbalingga hingga wisata goa lawa dengan sketsa kelelawarnya.

Sementara satu unit motor akan dibiarkan tanpa di-finishing. Ini untuk dipajang sebagai penjelas bagi pengunjung yang ingin tahu komponen-komponen yang dipakai sepeda motor listrik tersebut.

Baca Juga  Meriahkan Hari Santri, CLC Purbalingga Putar Film “Pesantren”

Dari pengalaman menunggangi motor listrik ini, Johan mengatakan sepeda motor listrik ini senyap nyaris tanpa suara sehingga terasa halus dikendarai. Yang lebih penting kendaraan listrik ini ramah lingkungan karena tidak ada emisi atau gas buang.

“Lebih hemat. Menurut perhitungan, jarak 100 Km hanya butuh biaya Rp 20 ribu untuk pengisian daya,” ucapnya.

Untuk pengisian daya, ke depan Pemkab Purbalingga akan bekerja sama dengan PLN. PLN memiliki layanan pengisian daya baterai keliling yang siap beroperasi jika mulai dibutuhkan.

“Kalau nama masih dirahasiakan, rencana mau disayembarakan,” ujar Johan yang dihubungi melalui sambungan telepon.

Related posts