Gempur Rokok Ilegal

gempur rokok ilegal
Misteri Kawanan Harimau di Punggelan Banjarnegara, BKSDA Sampai Turun Tangan
Peristiwa

Misteri Kawanan Harimau di Punggelan Banjarnegara, BKSDA Sampai Turun Tangan

Harimau Benggala (ilustrasi)

PURWOKERTOKITA.COM, BANJARNEGARA-Balai Konservasi dan Sumber Data Alam (BKSDA) Jateng menemukan fakta baru terkait isu kemunculan harimau di Kecamatan Punggelan, Banjarnegara.

Sebelumnya dikabarkan beberapa warga sempat melihat penampakan harimau di kebun perbatasan Desa Kecepit dan Desa Sawangan, Punggelan, Banjarnegara.  Warga juga menemukan tapak kaki hewan diduga harimau di areal persawahan.

BKSDA terjun melakukan investigasi. BKSDA juga mengonfirmasi warga yang sempat melihat satwa itu. Tim juga meneliti jejak telapak kaki hewan di jalan sawah yang diduga tapak kaki harimau.

Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto melalui keterangan tertulisnya mengatakan,
dari hasil diskusi bersama Direktur Peduli Karnivor Jawa Didik Raharyono, dengan bukti di lapangan, jejak tapak kaki itu ternyata tidak sama dengan jejak tapak kaki jenis keluarga kucing (Harimau maupun Macan Tutul).

Baca Juga  Sayur dan Beras untuk Masyarakat, Bansos dari Polres Purbalingga

Satwa jenis Harimau, Macan dan Kucing, jejak kaki yang ditinggalkan tidak memunculkan bentuk kuku.

“Pada saat berjalan, kuku tersimpan masuk ke dalam kantong kuku yang ada pada kaki harimau, ” katanya

Ini berbeda dengan satwa karnivora lain contohnya Anjing Hutan, Ajag atau keluarga anjing lainnya yang kukunya tak tersimpan ke dalam. Karena itu, jika ada rekam jejak tapak kakinya, bentuk kuku tetap muncul.

“Berdasarkan hasil cetakan jejak tapak kaki yang dijumpai di lokasi menggunakan gypsum, terlihat adanya rekam jejak kuku, ” katanya

Masalahnya, warga pun juga tidak memastikan apakah jejak tapak kaki hewan di sawah itu adalah bekas satwa mirip Harimau yang mereka lihat.

Baca Juga  Ngeri, Obat Terlarang Dijual Bebas di Warung Kelontong Banyumas

Jadi, keberadaan harimau di kebun berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman itu masih misteri.

Seperti diketahui, Warga Desa Sawangan dan Desa Kecepit Banjarnegara sempat digegerkan dengan kemunculan satwa diduga harimau di kebun. Harimau itu dikabarkan berjumlah 4 ekor, berupa 1 ekor induk dan 3 anakan.

Menurut Kades Sawangan April Kurnianto, dari informasi warga, hewan diduga harimau itu berkeliaran di perbatasan Alas Sigombal Desa Kecepit dengan Alas Penawaren Desa Sawangan.

Salah satu petani, kata dia, menyaksikan Harimau yang muncul di semak-semak dekat kebunnya. Ia pun lari untuk menghindari kejadian tak diinginkan. (Jac)

Related posts