local media summit

Kabar Baik, Kekerasan Anak dan Perempuan Jadi Perhatian di Purbalingga
Peristiwa

Kabar Baik, Kekerasan Anak dan Perempuan Jadi Perhatian di Purbalingga

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, bersama Camat Kutasari menyapa anak-anak sebelum meresmikan program Cetar Kepenak, aplikasi aduan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Selasa 8 November 2022. (Foto: Kominfo Purbalingga)

PURWOKERTOKITA.COM, PURBALINGGA – Kabar baik, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Hal ini menjadi angin segar lantaran kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Purbalingga memprihatinkan.

Selain mengukuhkan desa ramah perempuan dan anak sebagai percontohan, Purbalingga juga mendukung inovasi di bidang penangangan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Satu di antaranya di Kecamatan Kutasari.

Guna menekan angka kasus kekerasan pada perempuan dan anak, Kecamatan Kutasari luncurkan inovasi “Cetar Kepenak” yang merupakan akronim dari Cegah dan Tanggap Atasi Risiko Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Senin (7/11/2022) di Lapangan Desa Cendana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Camat Kutasari bersama jajaran yang me-launching program Cetar Kepenak dalam rangka mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujar Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat peluncuran.

Baca Juga  Warga dan PT Geo Dipa Sepakati 5 Hal Terkait Polemik Pembangunan PLTP Dieng II, Apa Saja?

Camat Kutasari, Titis Panjer Rahino mengatakan ide munculnya inovasi ini setelah berdiskusi dengan lintas sektor di Kecamatan Kutasari. Di Kutasari ada enam kasus pelecehan terhadap anak dan perempuan pada tahun 2021 dan 2022. Inilah yang melatarbelakangi ide Cetar Kepenak untuk menekan angka kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan anak.

Program Cetar Kepenak ini memberi kemudahan bagi warga untuk mengadukan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tanpa khawatir tentang kerahasiaan pelapor.

Baca Juga  Jalan Terjal (Bandara) Jenderal Besar Soedirman

Masyarakat bisa mengadukan kasus melalui WA ke nomor: 08112970760 atau mengakses goolge form https://forms.gle/hhwAbML1s24nodpH9. Soal kerahasiaan pelapor, petugas menjamin karena ada undang-undang yang melindungi.

“Ke depan harapannya zero kasus. Program ini sudah berjalan, kita kolaborasi dengan puskesmas, KUA, dengan mendatangkan narasumber dari Dinsosdaldukkbp3a dengan sosialisasi berbasis pola dan masyarakat terkait kekerasan pada perempuan dan anak di desa dan sekolah,” ujar Titis.

Kutasari telah mensosialisasikan program ini ke masyarakat di desa dan juga sekolah. Program ini juga merupakan upaya untuk mendukung Pemerintah Daerah (Pemda) agar Kabupaten Purbalingga bisa menjadi kabupaten ramah perempuan dan anak.

 

Related posts