Gempur Rokok Ilegal

gempur rokok ilegal
Pesantren Bisnis Indonesia di Cilacap Kembali Dimulai, Siap Cetak Pengusaha Baru
Bisnis

Pesantren Bisnis Indonesia di Cilacap Kembali Dimulai, Siap Cetak Pengusaha Baru

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, membuka Business Academy ke-5 Pesantren Bisnis Indonesia, Sabtu (16/4/2022)./Foto: Dinkominfo Cilacap.

PURWOKERTOKITA.COM, CILACAP – Pesantren Bisnis Indonesia di Kabupaten Cilacap kembali membuka kelas baru. Sebanyak 60 pengusaha muslim Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan Business Academy Angkatan 5 di Hotel @Hom Premiere, Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Sabtu (16/4/2022).

Kegiatan dalam Business Academy meliputi mentoring sebanyak 12 kali pertemuan yang diisi oleh Garda Mentor dari pusat dan sharing bisnis dari para alumni.

Kelas angkatan ke-5 dibuka langsung Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji. Selain membuka, Tatto juga diminta sharing pengalaman bisnisnya untuk peserta.

“Besar harapannya Bupati dapat memberikan motivasi. Karena kita tahu beliau juga seorang enterpreuner yang sekarang menjadi pucuk pimpinan di Kabupaten Cilacap,” kata Direktur Daerah Pesantren Bisnis Indonesia Kabupaten Cilacap, Bagdo Tri Siswanto.

Ia menjelaskan, sejak pertama Business Academy telah menelurkan sekitar 9 ribuan alumni.

“Dengan mengadakan Business Academy ini, bisnisnya tumbuh, omzetnya tumbuh, spiritualnya tumbuh, dan nanti ada beberapa mentor yang akan menyampaikan materi fundamental bisnis, skill bisnis, dan lain lain,” kata Bagdo.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya mengapresiasi dan berharap Pesantren Bisnis Indonesia ini bisa mewujudkan pertumbuhan usaha kecil dan menengah yang mampu menopang perekonomian.

UMKM harus terus didorong dan ditingkatkan serta aktif mengembangkan usahanya sendiri agar dapat maju dan bersaing dengan perusahaan besar.

“Untuk berbisnis, kuncinya ada dua. Yakni knowledge dan sehat. Knowledge penting agar bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan baik. Kalau sehat jelas, agar kita bisa menjalankan aktivitas dengan baik,” kata Tatto.

Pada kesempatan ini, Bupati juga berbagi pengalaman kariernya sebagai enterpreneur. Pengalaman yang didapat selama bertahun-tahun menjalankan bisnis, diterapkannya dalam menjalankan pemerintahan daerah.

Menurut Bupati, gaya pemerintahan monopilistik telah lama ditinggalkannya dan berganti dengan gaya enterpreneurship.

Related posts