Gempur Rokok Ilegal

gempur rokok ilegal
Klinik Fertilitas Indonesia RSIA Ummu Hani Gelar Seminar dengan Bintang Tamu Ustaz Solmed
advetorial

Klinik Fertilitas Indonesia RSIA Ummu Hani Gelar Seminar dengan Bintang Tamu Ustaz Solmed

Ustaz Solmet mengisi tausiyah pada seminar awam dengan tema “Ikhtiar Mendapatkan Buah Hati” di Braling Grand Hotel by Azana di Purbalingga, Sabtu 22 Januari 2022. /Foto: Istimewa

PURWOKERTOKITA.COM, PURBALINGGA – Kehadiran buah hati tentu menjadi idaman setiap pasangan suami istri. Namun tak jarang pasangan yang belum cukup beruntung menerima anugerah anak. Untuk membantu pasangan suami istri yang ingin punya momongan, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ummu Hani menyuguhkan layanan Klinik Fertilitas.

“RSIA Ummu Hani bersama PT Morula Indonesia menghadirkan Klinik Fertilitas Indonesia yang sudah di-launching pada tanggal 14 Oktober 2021 sebagai layanan tambahan di RSIA Ummu Hani,” kata dr H Mohamad Ihsan Akbar, MPH, Direktur Rumah Sakit RSIA Ummu Hani dalam sambutannya pada seminar awam dengan tema “Ikhtiar Mendapatkan Buah Hati” di Braling Grand Hotel by Azana di Purbalingga, Sabtu 22 Januari 2022.

Klinik Fertilitas Ummu Hani mengadakan seminar awam ini untuk menambah pengetahuan bagi pejuang buah hati tentang apa itu infertilitas, kapan harus mulai memeriksakan kesuburan, dan pilihan program hamil apa yang tepat sehingga bisa membantu para pejuang buah hati segera mendapatkan momongan.

Baca Juga  Sudirman Fashion Street, Balutan Budaya Pop dalam Pengenalan Motif Batik Sudirman Khas Purbalingga

“Kami harap kami bisa melakukan acara seperti ini di seluruh kota yang sudah terdapat Klinik Fertilitas Indonesia,” ujar dia.

Seminar yang diselenggarakan Klinik Fertilitas Indonesia RSIA Ummu Hani Purbalingga menghadirkan narasumber dr Agus Puji Mei Arso Sp.OG dan dr Ardiah Rahmansyah Sp.OG.

Selain diisi oleh para dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSIA Ummu Hani, seminar ini juga menghadirkan Ustadz Solmed yang mengisi sesi tausiyah.

“Bahwa 25-40 persen faktor infertilitas dipengaruhi oleh suami, jadi suami pun harus melakukan pemeriksaan awal yaitu sperma analisa,” kata dr Agus.

Sementara dr Ardian memaparkan jenis-jenis infertilitas. Ia mengatakan, ada dua jenis infertilitas, yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder.

“Infertilitas primer artinya tidak mendapatkan kehamilan dalam 12 bulan hubungan seksual teratur tanpa kontrasepsi. Sementara infertilitas sekunder adalah tidak mendapatkan kehamilan atau mempertahankan kehamilan setelah sebelumnya memiliki anak lahir hidup,” ujar dia.

Acara ini mendapat sambutan antusias pasangan suami istri yang sedang mendambakan buah hati tetapi tidak tahu langkah apa yang harus ditempuh.

Baca Juga  Sayur dan Beras untuk Masyarakat, Bansos dari Polres Purbalingga

Sebagain pasutri tidak tahu kapan harus melakukan pemeriksaan dan kemana harus melakukan pemeriksaan sehingga waktu mereka terbuang.

Kehadiran mereka pada seminar ini merupakan upaya yang tepat karena hadir pakar yang menjelaskan secara ilmiah berbagai hal seputar kehamilan.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh 75 pasang suami istri. Hadirnya promo-promo menarik seperti diskon tindakan inseminasi dan harga spesial price paket IVF (bayi tabung) semakin membuat peserta antusias mengikuti seminar hingga selesai.

Selain promo-promo menarik, juga terdapat door prize untuk peserta seminar awam.

Winda, Customer Activation Manager Klinik Fertilitas Indonesia mengatakan, klinik fertilitas telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Sampai dengan saat ini, Klinik Fertilitas Indonesia sudah memiliki lebih dari 100 cabang yang tersebar di pulau Kalimantan, Jawa, Bali, Sumatera, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata dia.

 

Related posts